Page 11 - PerkataJuz6.indd
P. 11
12 5. Al-Maa’idah ١١٢

24. Mereka berkata: “Wahai Musa, maka di dalamnya selama/ selama-lamanya kami tidak sungguh wahai Musa Mereka
kami sesekali tidak akan memasukinya pergilah berkata
selama-lamanya, selagi mereka ada selagi mereka memasukinya akan kami
di dalamnya, kerana itu pergilah kamu
bersama Tuhanmu dan berperanglah Tuhanku (Musa) 24 orang yang duduk di sini sungguh maka peranglah dan Tuhan kamu kamu
kamu berdua, sesungguhnya kami hanya berkata kami kamu berdua
duduk menanti di sini saja.”
kaum dan antara antara kami maka dan diriku kecuali aku tidak sungguh
25. Berkata Musa: “Ya Tuhanku, aku aku
tidak menguasai kecuali diriku sendiri dan pisahkanlah saudaraku menguasai
saudaraku. Sebab itu pisahkanlah antara
kami dengan orang yang fasik itu”. tahun empat puluh atas mereka diharamkan/ maka sungguh ia (Allah) 25 orang yang fasik

26. Allah berfirman: “(Jika demikian), maka dilarang (negeri itu) berfirman
sesungguhnya negeri itu diharamkan
atas mereka selama empat puluh tahun, orang yang fasik kaum atas/terhadap kamu putus maka bumi di mereka mengembara
(selama itu) mereka akan berputar-putar asa jangan kebingungan
kebingungan di bumi (padang Tiih) itu.
Maka janganlah kamu bersedih hati korban kedua-duanya ketika dengan Adam dua anak berita/ kepada Dan ceritakanlah 26
(memikirkan nasib) orang yang fasik itu.” cerita mereka
berkorban sebenarnya
KISAH PEMBUNUHAN PERTAMA DAN
BESARNYA MALAPETAKA AKIBAT sungguh akanku dia berkata yang lain dari diterima dan tidak salah satu dari maka
PEMBUNUHAN bunuh kamu diterima
kedua-duanya
27. Ceritakanlah kepada mereka kisah
dua putera Adam (Habil dan Qabil) tangan kepadaku kamu Sungguh jika 27 orang dari Allah akan sungguh ia
menurut yang sebenarnya, ketika kedua- yang bertakwa
duanya mempersembahkan korban, kamu menggerakkan menerima hanyalah berkata
maka diterima dari salah seorang dari
mereka berdua (Habil) dan tidak diterima Allah aku takut sesungguhnya untuk membunuh kepada tanganku mengembangkan/ aku tidaklah untuk
dari yang lain (Qabil). Dia berkata (Qabil):
“Aku pasti membunuhmu!” Berkata Habil: aku kamu kamu mengayunkan membunuhku
“Sesungguhnya Allah hanya menerima
(korban) daripada orang yang bertakwa”. maka kamu dan dosa dengan dosaku kamu agar aku sungguh 28 sekalian Tuhan
adalah kamu kembali alam seru
28. “Sungguh kalau kamu menggerakkan ingin aku
tanganmu kepadaku untuk membunuhku,
aku sekali-kali tidak akan menggerakkan Maka menjadikan 29 orang zalim pembalasan dan yang neraka penghuni dari
tanganku kepadamu untuk membunuhmu. mudah demikian itu
Sesungguhnya aku takut kepada Allah,
Tuhan seru sekalian alam.”

29. “Sesungguhnya aku ingin agar
kamu kembali dengan (membawa) dosa
(membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka
kamu akan menjadi penghuni neraka dan
yang demikian itulah pembalasan kepada
orang yang zalim.”

30. Maka hawa nafsu Qabil
menjadikannya menganggap mudah
membunuh saudaranya, sebab itu
dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang
di antara orang yang rugi.

31. Kemudian Allah menyuruh seekor
burung gagak menggali-gali di bumi
untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil)
bagaimana seharusnya menguburkan
mayat saudaranya409. Berkata Qabil:
“Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak
mampu berbuat seperti burung gagak
ini, lalu aku dapat menguburkan mayat
saudaraku ini?” Kerana itu jadilah dia
seorang di antara orang yang menyesal.

30 orang dari maka jadilah ia maka ia saudaranya membunuh hawa baginya
yang rugi
membunuhnya nafsunya (Qabil )

menutupi/ bagaimana untuk bumi di menggali seekor Allah Maka
gagak mengirimkan
mengubur memperlihatkannya

ini seperti aku menjadi bahawa mengapa aku aduhai ia berkata saudaranya mayat

tidak mampu celaka aku

31 orang dari maka jadilah ia saudaraku mayat maka aku burung
yang menyesal menutupi gagak
(409) Difahami dari ayat ini bahawa manusia
banyak pula mengambil pelajaran dari alam dan
jangan segan-segan mengambil pelajaran dari
yang lebih rendah pengetahuannya.
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16