Page 20 - PerkataJuz15.indd
P. 20
٣٠١ 18. Al-Kahfi 301

perjalanan dari kita sesungguhnya makanan datangkan kepada ia (Musa) kedua-duanya Maka 62. Maka tatkala mereka berjalan lebih
kita jauh, berkatalah Musa kepada muridnya:
menentukan kita kepada kita pembantunya berkata melewati tatkala “Bawalah ke mari makanan kita;
sesungguhnya kita telah merasa letih
aku telah maka batu ke kita tatkala tahukah (Muridnya) 62 kelebihan ini kerana perjalanan kita ini”.

lupa sungguh aku berlindung kamu bertanya 63. Muridnya menjawab: “Tahukah kamu
tatkala kita mecari tempat berlindung
jalannya dan (ikan itu) aku untuk syaitan kecuali aku dan tidak ikan di batu tadi, maka sesungguhnya aku
lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan
mengambil mengingatnya melupakannya tidak adalah yang melupakan aku untuk
menceritakannya kecuali syaitan dan ikan
bekas atas maka keduanya (kita) kita tempat demikian/ Ia (Musa) 63 aneh lautan di itu mengambil jalannya ke laut dengan cara
keduanya yang aneh sekali”.
kembali cari berlindung itu berkata
64. Musa berkata: “Itulah (tempat) yang kita
dari rahmat Kami telah para hamba dari seorang Maka keduanya 64 mencari/ cari”. Lalu keduanya kembali, mengikuti
berikannya Kami hamba bertemu mengikuti jejak jejak mereka semula.

aku mengikuti bolehkah Musa kepadanya Berkata 65 ilmu sisi Kami dari dan Kami telah sisi Kami 65. Lalu mereka bertemu dengan seorang
kamu mengajarkannya hamba di antara hamba-hamba Kami, yang
telah Kami berikan kepadanya rahmat dari
kamu tidak sesungguhnya Dia (Khidir) 66 petunjuk/ kamu telah dari apa kamu agar atas sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan
sanggup akan kamu berkata kebenaran kepadanya ilmu dari sisi Kami885.
diajar yang mengajarkan aku
66. Musa berkata kepada Khidhr:
Dia (Musa) 68 pengaaman dengannya kamu punya tidak apa atas kamu Dan 67 sabar bersama “Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu
bersabar bagaimana aku mengajarkan kepadaku ilmu yang benar
berkata kecukukupan yang di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan
kepadamu?”
Dia (Khidir) 69 dalam suatu kepada aku akan dan sebagai orang Allah menghendaki jika kamu akan
tidak yang sabar mendapati aku 67. Dia menjawab: “Sesungguhnya kamu
berkata urusan kamu menentang sekali-kali tidak akan sanggup sabar
bersama aku.
pelajaran dari kepada aku ceritakan sampai sesuatu dari kamu tanyakan maka kamu maka
padanya kamu 68. Dan bagaimana kamu dapat sabar atas
kepadaku janganlah mengikuti aku jika sesuatu, yang kamu belum mempunyai
pengetahuan yang cukup tentang hal itu?”
mengapa kamu dia (Musa) dia (Khidir) perahu dalam kedua- tatkala sampai Maka kedua-duanya 70
melubanginya berkata melubanginya duanya berkata 69. Musa berkata: “InsyaAllah kamu akan
mendapati aku sebagai orang yang sabar,
sesungguh- aku bukankah (Khidir) 71 kesalahan sesuatu kamu sesungguh- penumpang- sehingga kau dan aku tidak akan menentangmu dalam
sesuatu urusan pun”.
nya kamu katakan berkata mendatangkan nya nya tenggelamkan
70. Dia berkata: “Jika kamu mengikutiku,
maka janganlah kamu menanyakan
kepadaku tentang sesuatu apa pun, sampai
aku sendiri menerangkannya kepadamu”.

Khidir membocorkan perahu

71. Maka berjalanlah kedua-duanya,
hingga tatkala kedua-duanya menaiki
perahu lalu Khidir melubanginya. Musa
berkata: “Mengapa kamu melubangi perahu
itu akibatnya kamu menenggelamkan
penumpangnya?” Sesungguhnya kamu
telah berbuat sesuatu kesalahan yang
besar.

72. Dia (Khidir) berkata: “Bukankah aku
telah berkata: “Sesungguhnya kamu sekali-
kali tidak akan sabar bersama dengan aku”.

73. Musa berkata: “Janganlah kamu
menghukum aku kerana kelupaanku dan
janganlah kamu membebani aku dengan
sesuatu kesulitan dalam urusanku”.

Khidir membunuh seorang anak

74. Maka berjalanlah keduanya; hingga
tatkala keduanya berjumpa dengan seorang
anak, maka Khidhr membunuhnya. Musa
berkata: “Mengapa kamu membunuh jiwa
yang bersih, bukan kerana dia membunuh
orang lain? Sesungguhnya kamu telah
melakukan sesuatu yang mungkar”.

dan aku lupa dengan apa/ kamu jangan Dia (Musa) 72 sabar bersama kamu tidak
jangan aku sanggup akan
sebab menghukum aku berkata

maka dia (Khidir) anak kedua-duanya tatkala sehingga Maka kedua- 73 kesulitan urusanku dari kamu

membunuhnya muda bertemu duanya pergi membebani aku

74 yang sesuatu kamu sesungguhnya jiwa/ bukan kerana dia yang suci/ jiwa/ mengapa kau (Musa) (885) Menurut ahli tafsir hamba di sini ialah
Khidir. Maksud rahmat di sini ialah wahyu dan
mungkar mendatangkan orang (membunuh) bersih orang bunuh berkata kenabian. Manakala maksud ilmu ialah ilmu
perkara ghaib seperti yang akan diterangkan
dengan ayat-ayat berikut.
   15   16   17   18   19   20