Page 20 - PerkataJuz5.indd
P. 20
١٠١ 4. An-Nisaa’ 101

bukankah mereka Allah dari kemenangan bagi kamu ada maka bagi/pada mereka Orang 141. (iaitu) orang yang menunggu-nunggu
(peristiwa) yang akan terjadi pada dirimu
berkata jika diri kamu menunggu-nunggu yang (wahai orang Mukmin). Maka jika terjadi
bagimu kemenangan daripada Allah
kami turut bukankah mereka bagian/ bagi orang kafir ada dan jika berserta kami mereka berkata: “Bukankah kami (turut
kemenangan kamu berada berperang) berserta kamu?” Dan jika
memenangkan berkata orang kafir mendapat keberuntungan
(kemenangan) mereka berkata: “Bukankah
hari di antara kamu memberi maka Allah orang Mukmin dari dan membela atas kami turut memenangkanmu362, dan
putusan kamu kamu membela kamu dari orang Mukmin?”
Maka Allah akan memberi keputusan di
141 jalan orang atas bagi Allah memberi dan tidak kiamat antara kamu pada hari Kiamat dan Allah
orang kafir akan sekali-kali tidak akan memberi jalan
yang beriman kepada orang kafir untuk memusnahkan
orang yang beriman.
kepada/ mereka dan membalas dan Dia Allah mereka orang Sesungguhnya
tipuan mereka akan menipu munafik 142. Sesungguhnya orang munafik itu
untuk berdiri apabila menipu Allah, dan Allah akan membalas
tipuan mereka363. Dan apabila mereka
kecuali Allah mereka mengingat dan tidak manusia mereka riyak/ malas mereka solat berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan
ingin dilihat berdiri malas. Mereka bermaksud riyak364
(dengan solat) di hadapan manusia. Dan
mereka itu kepada dan mereka itu kepada tidak demikian antara Mereka dalam 142 sedikit tidaklah mereka menyebut Allah kecuali
tidak keadaan ragu-ragu sedikit sekali365.

mereka orang Wahai 143 jalan baginya mendapat maka Allah menyesatkan dan siapa 143. Mereka dalam keadaan ragu-ragu
beriman yang tidak yang antara yang demikian (iman atau kafir):
Tidak masuk kepada golongan ini (orang
apakah orang Mukmin selain dari pelindung orang kafir kamu janganlah beriman) dan tidak (pula) kepada golongan
kamu ingin mengambil itu (orang kafir). Barang siapa yang
disesatkan Allah366, maka kamu sekali-kali
orang munafik Sungguh 144 nyata alasan/kekuasaan atas kamu bagi Allah kamu akan bahawa tidak akan mendapat jalan (untuk memberi
menjadikan petunjuk) baginya.

145 penolong bagi mereka kamu dan tidak neraka dari paling bawah tingkatan dalam 144. Wahai orang yang beriman, janganlah
mendapat kamu mengambil orang kafir menjadi
wali367 dengan meninggalkan orang
dan mereka kepada dan mereka dan mereka mereka orang yang kecuali Mukmin. Inginkah kamu mengadakan
mengikhlaskan Allah berpegang teguh mengadakan perbaikan bertaubat alasan yang nyata bagi Allah (untuk
menyeksamu)?
Allah memberikan dan kelak/ orang yang berserta/ maka kerana agama
bakal beriman bersama-sama mereka itu Allah mereka 145. Sesungguhnya orang munafik itu
(ditempatkan) pada tingkatan yang paling
dengan Allah berbuat Mengapa/ 146 besar pahala orang bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali
menyeksa kamu tidaklah Mukmin tidak akan mendapat seorang penolong
pun bagi mereka.
147 Maha Maha Allah dan dan kamu kamu bersyukur jika
Mengetahui Mensyukuri adalah beriman 146. Kecuali orang yang taubat dan
mengadakan perbaikan368 dan berpegang
teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas
(mengerjakan) agama mereka kerana
Allah. Maka mereka itu adalah bersama-
sama orang yang beriman dan kelak Allah
akan memberikan kepada orang yang
beriman pahala yang besar.

147. Mengapa Allah akan menyeksamu,
jika kamu bersyukur dan beriman? Dan
Allah adalah Maha Mensyukuri369 lagi
Maha Mengetahui.

(362) Iaitu dengan jalan membongkar rahsia
orang mukmin dan menyampaikan hal ehwal
mereka kepada orang-orang kafir atau jika
mereka berperang di pihak orang mukmin
mereka berperang dengan tidak sepenuh hati.

(363) Maksudnya: Allah membiarkan mereka
dalam pengakuan beriman sebab itu mereka
dilayani sebagai melayani para mukmin. Dalam
pada itu, Allah menyediakan neraka kepada
mereka sebagai pembalasan tipuan mereka itu.

(364) Riya’ ialah: melakukan sesuatu amal
bukan untuk keredaan Allah tetapi untuk mencari
pujian atau kemasyhuran masyarakat.

(365) Maksudnya: mereka sembahyang hanya
sekali-sekala saja, iaitu apabila mereka berada
di hadapan orang.

(366) Lihat no. 34.

(367) Wali jamaknya auliyaa: bererti teman yang
akrab, juga bererti pelindung atau penolong.

(368) M e n g a d a k a n p e m b a i k a n b e r e r t i
melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik untuk
menghilangkan akibat-akibat yang tidak baik dan
kesalahan-kesalahan yang dilakukan.

(369) Allah mensyukuri hamba-hambaNya:
memberi pahala terhadap amal-amal hamba-
hambaNya, memaafkan kesalahannya,
   15   16   17   18   19   20